Industri Kuliner, Pendorong Terkuat di antara 16 Subsektor Ekonomi Kreatif

Industri Kuliner, Pendorong Terkuat di antara 16 Subsektor Ekonomi Kreatif

Subsektor industri ekonomi kreatif diperkirakan akan menjadi sumber utama pendanaan perekonomian Indonesia pada masa yang akan datang. Pasalnya, sumber daya industri tersebut lebih tergantung pada keunggulan yang dimiliki manusia dibandingkan dengan mengeksploitasi sumber daya alam. Salah satu di antaranya ialah industri kuliner yang termasuk dalam 16 subsektor ekonomi kreatif.

Industri ini digadang-gadang bisa memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi negara Indonesia. Saat ini pemerintah Indonesia sedang berupaya untuk mendorong perkembangan industri kuliner ini. Seiring berjalannya waktu, teknologi pun semakin mengalami kemajuan. Hal ini tentu akan mendorong perkembangan ekonomi kreatif bidang kuliner.

Mengapa Kuliner Diandalkan Untuk Mendorong Laju Perekonomian?

Subsektor kuliner dianggap mempunyai potensi berkembang yang sangat kuat. Mengapa demikian? Karena, setiap orang pasti membutuhkan makanan, mengingat makan adalah kebutuhan primer. Faktanya, subsektor ini terbukti memberikan kontribusi sekitar 30% dari pemasukan ekonomi kreatif.

Pada saat ini industri kuliner memperlihatkan pertumbuhan yang pesat dan semakin inovatif. Hal itu ditandai dengan banyaknya usaha-usaha kuliner yang bermunculan. Sehingga, persaingan di dunia kuliner pun menjadi ramai.

Salah satu yang menjadi inovasi menarik ialah wisata kuliner yang juga menyuguhkan pariwisata yang menarik. Apabila berkunjung ke wisata kuliner ini, kamu bisa menikmati makanan sekaligus pemandangan wisata yang indah. Tentu sangat menarik, bukan?

Beberapa Industri Kuliner yang Cukup Menjanjikan pada Saat Ini

1. Restoran

Restoran merupakan salah satu usaha kuliner yang sangat menguntungkan. Kebanyakan orang menyukai makan di tempat ini. Salah satu keunggulan dari restoran yang membuat orang tertarik berkunjung tak lain karena menu makanan yang beragam. Sehingga, pelanggan akan dipuaskan dengan menu suguhan yang bisa dipilih sesuai selera.

Setiap harinya, usaha restoran memberikan omset yang besar. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya jika omset terhitung selama periode 1 bulan. Tentu amat menggiurkan, ya!

Namun, perlu diketahui juga modal untuk membuka usaha restoran ini tidaklah sedikit. Bisa dikatakan, modal yang diperlukan untuk membangun dan menjalankan sebuah restoran cukup besar. Jadi, sebanding dengan hasil yang diperoleh nantinya.

2. Kafe

Pembangunan kafe sedang marak dilakukan. Usaha membuka kafe ini cukup memiliki prospek yang  menjanjikan. Seiring dengan gaya hidup orang pada zaman sekarang ini yang suka menghabiskan waktu berkumpul dengan orang-orang terdekatnya. Dengan demikian, kafe menjadi pilihan tempat berkumpul yang tepat.

Agar usaha kafe bisa menjual dan bersaing, pada umumnya setiap kafe memiliki ikon tertentu yang diunggulkan. Ikon tersebut untuk masing-masing kafe bisa jadi tidak sama. Ikon tersebutlah yang akan membuat pelanggan menjadi tertarik berkunjung.

3. Pusat Oleh-Oleh

Pusat oleh-oleh menjadi salah satu dari 16 subsektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner yang juga mengaitkan dengan ranah pariwisata. Biasanya, pusat oleh-oleh menyuguhkan makanan yang khas pada daerah tertentu. Terlebih daerah yang memiliki wisata yang menjual.

Dengan adanya pusat oleh-oleh, hal itu juga akan berdampak pada daya jual sebuah wisata tersebut. Kemungkinan orang akan menjadi tertarik mengunjungi wisata jika ada pusat oleh-olehnya. Alhasil, dengan berkembangnya industri kuliner pusat oleh-oleh akan memajukan ekonomi berbasis kreatif juga.

4. Usaha Makanan Rumahan

Nah, usaha makanan rumahan saat ini paling banyak diminati oleh masyarakat. Selain membutuhkan modal yang tidak banyak, usaha makanan rumahan ini cukup mudah untuk dijalankan. Maka dari itu, tidak diragukan lagi jika menjadi pendorong yang kuat 16 subsektor ekonomi kreatif khususnya jenis kuliner.

Usaha makanan rumahan bisa mengangkat beragam jenis makanan. Jika kamu tertarik menekuninya, kamu bisa mengambil keterampilan dalam membuat suatu jenis makanan. Setelahnya, kamu mulai bisa mengambil langkah untuk membangun usaha tersebut.

Sekarang banyak ditemui usaha makanan rumahan yang cukup kreatif dan inovatif. Bisa juga dengan mengambil jenis makanan yang telah ada sebelumnya. Akan tetapi, dengan menambah inovasi yang lebih menarik tentu akan lebih menjual produk tersebut.

Jika kamu tertarik memulai untuk berkecimpung di dunia kuliner, bisa mencoba salah satu dari industri kuliner yang disebutkan di atas. Selain mendapatkan keuntungan untuk diri pribadi, juga turut serta berkontribusi mengembangkan ekonomi kreatif. Perlu diingat, kamu harus memahami seluk beluk mengenai masing-masing industri kuliner tersebut.

Comments are closed.

shares