5 Macam-Macam Protein Nabati Bantu Jaga Kesehatan

5 Macam-Macam Protein Nabati Bantu Jaga Kesehatan

Sekarang ini, olahan makanan apabila tidak disaring dapat menyebabkan masalah dalam kesehatan. Salah satunya adalah memicu tingginya kolesterol. Tidak jarang, banyak yang memilih protein sebagai salah satu asupan gizinya. Berikut ini ada beberapa informasi mengenai macam-macam protein nabati yang bisa Anda pilih untuk konsumsi sehari-hari.

1. Roti Gandum

Apabila Anda ingin mengganti asupan gizi yang kaya akan protein, Anda bisa memilih roti gandum ini sebagai menu sarapan Anda. Sumber protein nabati yang satu ini, bisa Anda dapatkan dengan mudah di pasaran.

Dalam 2 potong roti gandum, terdapat setidaknya 10 gram protein yang bisa memberikan Anda energi untuk beraktivitas di pagi hari. Anda bisa mengonsumsi dengan cara dimakan langsung. Bisa juga Anda tambahkan dengan selai atau susu rendah lemak.

2. Kedelai Jepang

Biasanya kedelai Jepang ini lebih terkenal disebut sebagai edamame. Edamame miliki warna hijau yang segar dan memiliki biji yang lumayan besar-besar. Saat Anda memilih edamame sebagai kudapan ditengah-tengah aktivitas harian, Anda akan merasakan nikmatnya biji kedelai yang terasa nikmat dan gurih. Anda juga bisa mengolahnya dengan cara menumis dengan sayuran lain favorit Anda. Bisa juga Anda menambahkannya ke dalam salad atau pasta pilihan Anda.

3. Kacang Arab

Kacang Arab yang juga biasa disebut sebagai chickpea ini juga memiliki istilah sebutan lain, yaitu kacang garbanzo. Kacang yang termasuk dalam protein nabati ini bisa Anda sajikan dengan cara dimakan langsung sebagai kudapan atau bisa juga ditaburkan ke dalam salad buah.

Cara pengolahannya pun terbilang cukup mudah. Apabila Anda menginginkan sebagai taburan salad, lumatkan atau haluskan terlebih dahulu menggunakan blender dengan sedikit tambahan minyak almond.

4. Kacang Almond

Selain terkenal akan kandungan vitamin E yang bagus untuk kulit, kacang almond juga mengandung protein yang bagus untuk tubuh. Salah satu manfaat dari kacang almond ini bisa mendorong kesehatan tulang sekaligus meringankan nyeri otot dan kejang. Apabila Anda ingin mengonsumsi kacang almond ini, Anda bisa langsung menjadikannya camilan atau bisa juga digunakan sebagai tambahan menu lain layaknya kacang Arab.

5. Alpukat

Protein nabati lainnya bisa Anda temukan dalam buah hijau lonjong ini. Buah yang terkenal dikonsumsi sebagai jus ini mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan protein. Buah ini bisa Anda konsumsi langsung tanpa gula atau sebagai tambahan menu lainnya. Misalnya salad buah, tambahan menu sarapan pagi dengan sereal atau dikonsumsi langsung.

Demikianlah beberapa informasi mengenai macam-macam protein nabati yang bisa Anda pilih. Protein ini bisa Anda gunakan sebagai menu utama terutama bagi Anda yang memilih menu vegetarian. Pilihan-pilihan protein tersebut juga bisa Anda konsumsi bagi yang memiliki kolesterol cenderung tinggi. Pastikan terlebih dahulu Anda mengkonsultasikannya dengan dokter.

Beberapa Jenis Mainan Bayi 3 Bulan

Beberapa Jenis Mainan Bayi 3 Bulan

Beberapa Jenis Mainan Bayi 3 Bulan

Memberikan berbagai stimulan serta beragam cara terbaik untuk tumbuh kembang bayi merupakan suatu hal penting. Terutama hal terpenting pada bayi di setiap umur adalah memberikan beragam benda penting untuk meningkatkan keinginan dari bayi. Banyak orang tua memberikan beragam mainan bayi 3 bulan, dimana tujuan utama pemberian benda tersebut adalah menemani bayi untuk belajar.

Adanya sebuah mainan juga memberikan beragam manfaat, terutama dalam memberikan waktu dan momen terbaik saat proses stimulus. Ini juga sangat tepat untuk para orang tua yang dimana ingin agar terus menjalin hubungan secara dekat dan tepat dengan bayi. Kemampuan dari bidang sosial, kemampuan berfikir, dan gerak menjadi lebih terlatih dengan tambahan media pembelajaran dari mainan.

Mengetahui Mainan Paling Tepat Bayi 3 Bulan

Para orang tua tentu saja ingin melihat pertumbuhan serta beragam perkembangan secara sempurna di setiap waktu. Optimalnya perkembangan bayi sendiri akan berdampak pada masa depan dan setiap hal pada dalam diri bayi sendiri tentunya. Pemberian mainan saat ini sangat banyak dan beragam, sehingga untuk para orang tua tidak perlu pusing saat menentukan mainan yang paling tepat.

Berikut ini beragam contoh jenis mainan untuk bayi 3 bulan :

  1. Boneka

Tidak tepat jika sampai mencoreng pentingnya mainan berupa boneka untuk menemani bayi saat di beragam usia. Khusus pada usia 3 bulan, biasanya akan lebih tepat jika memberikan pada ukuran yang kecil terlebih dahulu dan mengutamakan kemampuan bayi untuk memegang benda. Ini juga menyesuaikan umur dimana bayi harus terus berkembang dalam bagian kemampuan motorik.

  1. Kerincing

Untuk orang tua di Indonesia, mainan berupa kerincing sudah bukan menjadi mainan yang asing bagi perkembangan bayi. Melatih pendengaran, motorik, dan respon dari bayi merupakan inti dengan memberikan mainan tersebut ketika digunakan. Tentu saja faktor lain adalah ukuran dari mainan tersebut tidak akan bisa sembarang digunakan oleh bayi dan juga tidak bisa tertelan pada saat dimainkan.

  1. Mainan Gantung

Jenis mainan ini memang sangat banyak dipasang dan diberikan pada bagian atas tempat tidur bayi sendiri. Motif yang beragam serta warna menarik dari mainan ini menjadi penyebab mengapa mainan gantung harus dan wajib diberikan untuk peneman bayi. Bunyi alunan suara juga bisa dihasilkan oleh mainan gantung pada saat diputar. Dengan melakukan ini, maka proses stimulasi untuk bayi menjadi jauh lebih mudah dan efektif.

Melihat banyaknya jenis mainan tersebut, maka sebagai orang tua sudah tidak perlu ragu memberikan pada anak. Melatih kemampuan indera pada bayi memang bisa dipicu dengan pemberian mainan yang tepat dan aman pada saat digunakan. Mainan tersebut juga sangat fleksibel dan bisa ditempatkan dimana saja untuk menemani anak bayi untuk semakin aktif dalam perkembangan yang ada.

4 Macam Servis Mobil Berkala

4 Macam Servis Mobil Berkala

Pemeliharaan kendaraan bermotor merupakan hal yang wajib diperhatikan bagi para penggunanya. Tidak hanya digunakan saja, namun juga harus dirawat dengan baik. Mulai dari pemeliharaan fisik, hingga mesin kendaraannya.

Sama halnya dengan manusia yang harus diberi makan dan juga minum untuk bertahan hidup, begitu pula dengan kendaraan bermotor yang perlu di servis untuk tetap menjaga stabilitas dari performanya itu sendiri.

Semua model kendaraan bermotor diwajibkan untuk dilakukannya servis sesuai dengan jangka waktu dan juga kebutuhan mesinnya sendiri. Biasanya, servis kendaraan akan ada waktu-waktu khusus yang sudah ditentukan dan juga dijadwalkan dalam sebuah buku servis. Namun, bisa juga kita memperkirakan sendiri kapan waktu yang tepat untuk melakukan servis mobil pada kendaraan yang kita miliki.

Berikut akan dijelaskan mengenai macam-macam servis yang dikhususkan untuk mobil sebagai pengetahuan tambahan untuk kita. Tentunya, servis yang nantinya dilakukan membutuhkan tahapan-tahapan yang harus dipenuhi sebelum melakukan servis itu sendiri.

Servis Mobil Secara Berkala Pada 5.000 KM

Servis pada kendaraan bermotor tentunya harus dilakukan secara servis berkala. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memelihara kesehatan mesin dan juga mobil kita dari kerusakan yang bisa terjadi juga secara berkala seiring dengan jangka waktu pemakaian.

Biasanya, saat mobil sudah mencapai jarak tempuh 1.000 KM, pemilik diharuskan untuk melakukan servis atau pengecekan mesin mobil. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada yang perlu dibenahi ataukah sedikit mengalami masalah.

Pada KM 5.000, kita juga diwajibkan dan juga dijadwalkan untuk melakukan servis mobil kembali. Masa yang digunakan untuk patokan jarak tempuh 5.000 KM adalah sekitar 3 sampai 4 bulan lamanya. Namun semua itu tergantung dari masa pakai dan juga jarak tempuh.

Pada masa ini, mobil akan diservis dengan pemeliharaan berkala pada mesinnya. Beberapa komponen juga perlu diganti melihat dari jarak yang ditempuh sudah memenuhi syarat ganti. Begitu juga dengan oli mobil yang harus ikut diganti dibarengi dengan filternya juga. Ada juga pergantian pada steering, cairan mobil, dan juga kampas rem yang harus ikut diganti.

Servis Mobil Secara Berkala Pada 10.000 KM

Pada jarak tempuh 10.000 KM, mobil akan mendapatkan lebih banyak titik pengecekan. Hal ini dipengaruhi oleh jarak yang terbilang sudah cukup jauh. Tentunya pengecekan yang dilakukan akan lebih detail ketimbang pada jarak 5.000 KM.

Servis mobil yang akan didapatkan adalah pengecekan dan juga pembersihan mobil pada kampas rem keempat rodanya. Selain itu, ada juga beberapa komponen yang harus dilakukan pergantian, diantaranya adalah oli mesin dan juga oli transmisi. Tidak lupa juga pengecekan pda balancing, spooring, dan juga rotasi ban yang menyilang.

Servis Mobil Berkala Pada 15.000 KM

Untuk jarak tempuh 15.000 KM akan lebih mendetail lagi dalam langkah perawatan berkala mobil. Dimana komponen yang dicek dan juga diganti akan jauh lebih bangak lagi. Yang mana diantaranya adalah pergantian oli yang menjadi menu wajib tiap kelipatan 5.000 KM, ada juga pengecekan yang dilakukan pada fluida berserta minyak lain, air radiator, baut kolong, hingga suspensi.

Servis Mobil Berkala Pada 20.000 KM

Saat usia mobil kita mencapai penggunaan 1 tahun, maka kita diwajibkan untuk melakukan servis secara berkala lagi. Nah, untuk servis pada KM 20.000 ini bisa dibilang sebagai kegiatan servis besar yang mana akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama lagi.

Hal ini dilatarbelakangi karena semakin banyaknya komponen yang harus dicek sampai diganti secara lebih mendetail. Tetapi, sebenarnya semua servis mobil yang dilakukan hampir-hampir sama, antara komponen yang harus dicek dan juga diganti. Hanya saja setiap ada penambahan jarak tempuh maka akan semakin bertambah pula komponen yang perlu untuk dicek juga.

Pada jarak tempuh 20.000 KM ini yang akan di servis adalah pergantian busi mesin, pengecekan dan juga penyetelan klep, pembersihan saringan udara, pemgecekan rem pada semua roda mobilnya, pembersihan pada throttle body, penggantian filter ACnya, melakukan kalibrasi idle, ada juga pengecekan pada balancing dan juga spooring, hingga masuk ke pengecekan rotasi ban menyilang.

Ternyata begitu banyak macam servis mobil yang perlu kita ketahui dalam proses pemeliharaan kendaraan bermotor. Hal ini tentunya diwajibkan untuk mengerahkannya pada pihak yang lebih ahli, ya. Layaknya bengkel resmi yang menaungi merek mobil kita.

Fakta dan Mitos Ganti Oli Mobil yang Benar

Fakta dan Mitos Ganti Oli Mobil yang Benar

Rutin mengganti oli mesin mobil pada kendaraan bermotor merupakan hal yang wajib. Sebab, mengganti oli mesin mobil bukanlah hal sepele. Salah memilih atau mengganti oli mesin mobil akan dapat berakibat fatal.

Ada beragam pendapat terkait mengganti oli mesin mobil, termasuk kesalahpahaman mengenai oli mesin tersebut. Mitos-mitos yang berkembang tentang oli mesin membuat yang tidak paham menjadi bingung. Agar Anda tidak bingung, simak fakta dan mitos berikut mengenai oli.

Mengganti Oli Mesin Mobil yang Berwarna Htam

Warna oli mesin menjadi hitam adalah hal wajar. Bukan berarti Anda harus mengganti oli mesin tersebut dengan yang baru. Sebab, mengganti oli mesin mobil wajib mengikuti buku panduan dari pabriknya.

Oli bukan hanya sebagai pelumas, tetapi juga membersihkan permukaan dinding silinder terhadap karbon, oksida, dan kerak-kerak yang timbul akibat pembakaran. Oleh sebab itu, wajar jika oli berubah hitam dalam waktu singkat.

Mengganti Oli Mesin Mobil dengan Berbagai Merk

Apakah sering ganti oli mobil dengan berbagai merek yang berbeda akan membuat mesin cepat rusak? Jawabannya adalah belum tentu benar demikian. Sebab, mengganti merek oli tidak berbahaya bagi mesin, asalkan kadar kekentalan oli yang dipakai sesuai dengan spesifikasi mesin.

Mengganti Oli Mesin Mobil Sintetik untuk Kendaraan Tua

Umumnya, oli sintetik lebih direkomendasikan bagi kendaraan keluaran terbaru karena teknologinya lebih sesuai. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan jika kendaraan tua juga dapat menggunakannya.

Mengganti Oli Mesin Mobil Mengikuti Jarak Tempuh

Umumnya, mengganti oli mesin mobil dilakukan pada kelipatan 5.000 – 10.000 km. Akan tetapi, hal tersebut sebenarnya juga bergantung pada situasi dan kondisi.

Apabila mobil Anda digunakan untuk aktivitas sehari-hari dan sering terjebak macet, maka jam kerja mesin kendaraan menjadi pertimbangan wajib. Walaupun kilometer tidak jalan, tetapi mesin tetap tersirkulasi dan tetap jalan.

Maka, saat Anda melakukan ganti oli pada mobil Anda, perhatikanlah running hours mesin mobil tersebut. Dari sini, Anda dapat mengetahui mengapa jarak tempuh mobil sudah tak relevan lagi untuk melakukan penggantian oli mesin mobil.

Mengganti dan Menguras Oli Mesin Mobil

Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk mengganti oli mesin mobil, yakni dengan cara menguras oli atau dengan membuangnya untuk kemudian ditambahkan seperti yang biasa dilakukan oleh mekanik di bengkel.

Anda mungkin bertanya-tanya di manakah letak perbedaan keduanya, serta apa benefit dari masing-masing cara itu. Pertanyaan tersebut timbul karena yang penting adalah oli mesin mobil diganti dengan waktu dan running hours mesin-nya.

Agar Anda tidak salah paham, simak perbedaan mengganti dan menguras oli mesin mobil berikut ini.

Mengganti Oli Mesin Mobil

Dalam proses mengganti oli mesin mobil, kenyataannya oli lama cuma dibuang dengan cara membuka baut pada bagian bawah bak penampungan saja. Jumlah oli yang dibuang itu juga cuma sekitar 3 hingga 4 liter saja.

Selain itu, ganti oli mobil juga biasanya disarankan untuk dilakukan setiap kendaraan jika telah menempuh jarak 10.000 kilometer atau sesuai dengan running hours mesin.

Sebaiknya hindari kebiasaan menyemprot ruang mesin dengan angin bertekanan tinggi. Sebab, bagian internal mesin seperti karet-karet akan cepat rusak akibat mengembang saat menerima tekanan angin yang tinggi, di mana terdapat kandungan air pada angin tersebut.

Menguras Oli Mesin Mobil

Berbeda dengan mengganti oli mesin mobil, menguras oli mobil berarti membuang oli lama mencapai 10 hingga 12 liter. Hal itu dikarenakan oli yang ada pada bak penampungan juga ikut terbuang.

Sebaiknya kuras oli jika kendaraan telah menempuh jarak 50.000 km. Hal ini bertujuan agar kotoran yang terdapat di dalam bak penampungan dapat dibersihkan. Dengan begitu, ketahanan mesin akan tetap terjaga.

Mengganti oli mesin mobil dengan cara dikuras berarti mengganti seluruh oli yang lama atau bekas, tanpa tersisa sedikitpun di dalam mesin mobil. Sisa-sisa kotoran dan debu akan benar-benar hilang dari mesin mobil apabila Anda mengganti oli mesin mobil dengan cara dikuras.

Demikianlah artikel mengenai fakta dan mitos yang beredar di masyarakat mengenai ganti oli mobil. Pastikan Anda menggunakan oli mesin mobil kualitas terbaik.